Pengembangan data center di Indonesia berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur untuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
AI membutuhkan kemampuan komputasi besar, terutama GPU (Graphics Processing Unit) untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan. Ketersediaan GPU dan infrastruktur data center menjadi salah satu tantangan pengembangan AI di Indonesia.
Namun, Mark menegaskan LG CNS belum memiliki rencana tersendiri untuk membangun AI data center yang menggunakan GPU berperforma tinggi di Indonesia.
"LG CNS sendiri belum memiliki rencana membangun AI data center dengan GPU berperforma tinggi di Indonesia. Namun, jika pelanggan ingin membangunnya, kami siap memberikan dukungan," kata Mark.
Menurutnya, LG CNS memiliki pengalaman dan jaringan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pelanggan mengembangkan infrastruktur AI, termasuk apabila pemerintah Indonesia membutuhkan fasilitas tersebut.
Di tingkat global, LG CNS juga menjalin kerja sama dengan NVIDIA dalam pengembangan AI data center dan teknologi terkait AI.
Kendati demikian, kerja sama global tersebut tidak berarti data center yang tengah dibangun bersama Sinar Mas otomatis akan menggunakan GPU NVIDIA atau dirancang khusus untuk kebutuhan AI.
Selain peluang bisnis, Mark menyoroti kekhawatiran masyarakat terhadap dampak pembangunan data center, khususnya kebutuhan listrik dan air yang besar.