Pada segmen properti, pra penjualan yang mencapai Rp5,49 triliun atau 91% dari target sepanjang tahun ini, didorong oleh permintaan yang tetap kuat terhadap hunian tapak di segmen terjangkau maupun menengah di berbagai wilayah. Kedua segmen tersebut berkontribusi sebesar 75% terhadap total pra penjualan yang mencerminkan tingginya minat dari pembeli rumah pertama (first-time homebuyers) dan konsumen yang membeli rumah untuk ditempati sendiri (end-users).
Pencapaian tersebut turut didukung oleh peluncuran Hunian Warisan Bangsa Serang. Proyek baru ini berhasil menarik permintaan yang kuat dari pasar sekaligus menegaskan kemampuan LPKR dalam menjangkau berbagai segmen pasar perumahan.
"Ke depan, kami akan tetap berfokus pada penyelesaian dan pelaksanaan proyek-proyek kota mandiri, sembari disiplin dalam alokasi modal dan pengelolaan operasional," tambahnya.
Di Lippo Karawaci (Holdco), penjualan segmen hunian memberikan kontribusi sebesar Rp 3,24 triliun. Kontribusi tersebut dilengkapi oleh penjualan unit komersial sebesar Rp 755 miliar, persediaan properti high-rise sebesar Rp 53 miliar, kavling tanah sebesar Rp 30 miliar, serta kavling pemakaman di San Diego Hills sebesar Rp 107 miliar.