"Akhirnya transaksinya minimal harus berapa ya supaya gajiku minimal didapat seperti yang dibayar sama negara melalui Agrinas," jelasnya.

Destry optimistis target tersebut dapat tercapai. Ia mencontohkan sejumlah koperasi yang telah beroperasi mulai mencatat transaksi harian dari aktivitas toko, meskipun seluruh potensi usaha koperasi belum berjalan.

"Kemarin itu ada yang transaksinya itu sudah satu hari Rp1 juta, yang kita datang ya, satu hari itu transaksi tokonya doang loh, belum jalan semua tuh yang potensi desa, yang dari jualan barang subsidi itu tadi aja sudah ada yang Rp1 juta," pungkasnya.