Bisnis
HALAMAN 3 DARI 3
Maskapai Ini Pangkas 200 Karyawan Gara-gara Harga Avtur Meroket
Maskapai asal Amerika Serikat (AS) Alaska Air Group akan memangkas sekitar 200 posisi karyawan non-kontrak. Karyawan yang terdampak akan menjalani hari kerja terakh
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 1 November 2026 pukul 22:07 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Pada pekan lalu, Alaska Air memperkirakan kerugian yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar US$ 5 hingga US$ 5,50 per saham, dengan alasan biaya bahan bakar tambahan sebesar US$ 1,8 miliar dibandingkan dengan rencana tahunan awalnya.
Perusahaan juga memperkirakan tambahan biaya bahan bakar mencapai US$ 1,8 miliar dibandingkan dengan rencana awal tahunannya.
Alaska Air pun memproyeksikan biaya bahan bakar pada kuartal IV berada di kisaran US$ 4,65 hingga US$ 4,85 per galon. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari asumsi awal perusahaan sebesar US$ 2,50 per galon untuk 2026.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.