Regional Head of Home Appliances, Vice President Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, Bernard Ang, menjelaskan bahwa Samsung terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat aktivitas mencuci semakin praktis, salah satunya melalui AI Wash+. Foto: Panji Saputro/NadiKabar
Mesin cuci terbaru Samsung untuk segmen business-to-business (B2B) memiliki kapasitas 18 kg. Pada mode normal, proses pencucian dapat selesai dalam waktu 36 menit. Sementara mode heavy duty yang dirancang untuk pencucian lebih intensif membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Foto: Panji Saputro/NadiKabar
Sedangkan mesin pengeringnya mampu menampung hingga 14 kg pakaian. Untuk mesin pengering, Samsung mengklaim mode normal maupun heavy duty dapat menyelesaikan proses pengeringan dalam 45 menit. Dengan demikian, proses mencuci menggunakan mode heavy duty dan dilanjutkan pengeringan membutuhkan waktu total sekitar 95 menit. Foto: Panji Saputro/NadiKabar
Keunggulan lain mesin cuci Samsung untuk bisnis laundry adalah fitur Manager Mode yang memberikan keleluasaan kepada pengelola usaha dalam mengatur operasional perangkat. Melalui panel kontrol, pemilik bisnis dapat menyesuaikan sejumlah pengaturan pencucian, mulai dari jumlah pembilasan, ketinggian air, hingga kecepatan putaran. Foto: Panji Saputro/NadiKabar