NADIKABAR.COM — Siapa yang tidak tahu Pertempuran Stalingrad?

Peristiwa ini tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pertempuran paling ikonik, brutal, dan menentukan jalan peradaban manusia. Selama 6 bulan, 2 minggu, dan 2 hari, tepatnya sejak 17 Juli 1942 hingga 2 Februari 1943, Uni Soviet dan Nazi Jerman saling gempur demi merebut dominasi.

​Kehancuran fisik begitu nyata terasa akibat perebutan jengkal demi jengkal wilayah. Akibat pertempuran yang teramat brutal tersebut, diperkirakan antara 1,1 juta hingga 3 juta jiwa, terdiri atas pasukan kedua belah pihak serta warga sipil, meregang nyawa.

​Stalingrad menjadi puncak dari Perang Konvensional era modern yang mengandalkan superioritas pesawat tempur, tank, dan mesiu.

Kita tengah menghadapi jenis pertempuran baru dengan daya rusak yang tidak kalah destruktif. Pertempuran masa kini tidak lagi memperebutkan wilayah geografis, melainkan ruang psikologis manusia. Bentuk pertarungan baru itu bernama Cognitive Warfare atau Perang Kognitif, yang secara harfiah diartikan sebagai "Perang Memperebutkan Pikiran Manusia".