NADIKABAR.COM — Pernah merasa takut atau enggan pergi ke kantor karena perlakuan seseorang? Mendapatkan perilaku dikucilkan, diejek, diremehkan, digosipkan yang buruk, atau dilecehkan secara berulang kali bisa membuat seseorang tidak nyaman berada di lingkungan kerjanya.

Mungkin bagi orang lain hal ini terlihat sepele, tetapi jika diabaikan terlalu lama perilaku ini bisa membuat korbannya depresi atau bahkan muncul pikiran bunuh diri. Kondisi ini perlu diperhatikan sebelum masalah beserta efeknya semakin besar.

Kapan perlakuan buruk di kantor disebut bullying?

Bullying atau perundungan di tempat kerja bisa ditandai saat seseorang sering mendapatkan perlakukan buruk dan merasa tidak berdaya untuk membela dirinya atau menghindari perilaku tersebut. Biasanya, korban perundungan diperlakukan secara kasar, dilecehkan, dikucilkan, dan lain-lain.

Sebenarnya fenomena ini cukup sering terjadi. Perundungan juga bisa dilakukan oleh siapa saja, baik orang yang mempunyai jabatan yang rendah maupun yang mempunyai jabatan lebih tinggi.

Perlu diingat bahwa bukan berarti semua masalah di tempat kerja termasuk perundungan. Hal-hal seperti perbedaan pendapat tentang pekerjaan atau perlakuan buruk yang terjadi satu kali bukan termasuk perundungan. Biasanya perundungan terjadi berkali-kali.

Perundungan di tempat kerja juga tidak boleh diremehkan karena bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental korbannya. Suatu penelitian menemukan bahwa orang yang pernah mengalami situasi tersebut lebih rentan mengalami masalah kesehatan.

Korbannya cenderung mengalami masalah kesehatan fisik seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Bukan hanya itu saja, kesehatan mentalnya juga bisa terganggu hingga mengalami depresi, cemas, bahkan yang sampai berpikir untuk bunuh diri.

Menariknya, National Health Service (NHS) menyatakan bahwa fenomena ini tidak selalu terjadi karena seseorang dianggap lemah. Di beberapa kasus justru orang yang mempunyai kelebihan menjadi korban bullying.

Apa yang harus dilakukan saat mengalami bullying di kantor?

Jika mengalami bullying di tempat kerja, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapinya. Segera melakukan tindakan untuk mengatasi situasi pembullyan bisa mencegah masalah semakin besar. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan.

Menetapkan batasan penting agar orang lain paham perlakuan apa yang bisa diterima dan yang tidak. Saat orang lain melakukan tindakan bullying, sampaikan secara langsung bahwa perilaku tersebut tidak pantas dan beritahu mereka apabila terulang lagi akan ada tindakan serius.

Coba ceritakan tentang masalah yang sedang dialami dengan orang yang tepat seperti HRD atau atasan kerja. Melakukan hal ini bisa membantu menemukan cara bersama untuk menyelesaikan situasi dengan tepat. Namun, apabila efeknya sudah sampai mengganggu kesehatan sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Dokumentasi setiap tindakan bullying

Simpan dokumentasi atau catat semua kejadian perundungan dengan detail setiap hal itu terjadi, termasuk waktu kejadiannya. Jangan lupa tuliskan nama orang yang menyaksikan hal tersebut dan simpan bukti-bukti lain untuk memperkuat laporan.

Jangan abaikan kondisi diri sendiri

Jangan lupa untuk memerhatikan kondisi kesehatan diri sendiri. Coba cari dukungan dari orang terdekat yang bisa dipercaya agar merasa tidak sendiri menghadapi masalah. Selain itu, melakukan teknik relaksasi juga bisa meredakan stres.

Kendalikan emosi saat menghadapi bullying

Jangan langsung percaya pada kritik atau komentar buruk dari pelaku bullying karena perkataan mereka belum tentu benar. Justru mereka bisa saja sengaja melakukan hal tersebut agar korbannya takut. Usahakan bersikap tenang dan jangan mudah terpancing emosi.