Dalam hal ini, Kemenkeu akan menelaah pelaksanaan anggaran untuk memastikan target program tercapai dengan penggunaan dana yang lebih efektif.

Pada kuartal IV 2026, belanja pemerintah diperkirakan mencapai Rp1.300 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi belanja pada periode yang sama tahun lalu, sekitar Rp1.200 triliun.

"Namun kalau kita mengatakan efisiensi anggaran itu bukan berarti bahwa menyetop anggaran. Karena untuk kuartal IV ini APBN akan belanja sekitar Rp1.300 triliun, lebih tinggi dibandingkan kuartal IV tahun 2025, yaitu Rp1.200 triliun," ujarnya.

Menurut Suahasil, belanja pemerintah yang lebih besar diharapkan mendorong aktivitas ekonomi, termasuk konsumsi masyarakat, layanan publik, dan perlindungan sosial. Bantuan pangan untuk kuartal IV juga mulai disalurkan.

Sang Bendahara Negara mencontohkan perubahan pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu upaya meningkatkan efisiensi belanja negara.