Ia mengatakan perubahan manajemen di Badan Gizi Nasional (BGN) memungkinkan pelaksanaan anggaran program tersebut dilakukan secara lebih efisien.

"Saya ambil contoh MBG, Makan Bergizi Gratis kita sekarang sudah mengalami perubahan pengelolaan yang luar biasa. Dan itu dilakukan oleh manajemen Badan Gizi Nasional yang baru. Sehingga dengan manajemen yang baru, form-nya pengelolaan yang baru, kemudian efisiensinya terbentuk," ujar Suahasil.

Ia menegaskan penelaahan anggaran akan terus dilakukan hingga akhir tahun, tanpa menghentikan program prioritas pemerintah.

Pemerintah ingin memastikan belanja tetap menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus melindungi masyarakat, dengan penggunaan anggaran yang efisien dan tetap menjaga kredibilitas APBN.

"Poinnya adalah bukan tentang potong anggarannya, tetapi bagaimana mencapai output dari yang direncanakan dengan pelaksanaan yang efisien," ujarnya.