NADIKABAR.COM β Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyoroti sejumlah fitur yang dapat membahayakan keamanan anak saat mengakses ruang digital melalui platform media sosial.
βYang kita inginkan adalah untuk media sosial dan platform ekosistem digital menurunkan risiko mereka agar tidak dianggap berbahaya dalam regulasi kita," kata Meutya dalam Bali Tech Week (BTW) 2026 di Sanur, Bali, Senin.
Meutya menyampaikan sejumlah fitur yang dinilainya berisiko membahayakan seperti menghadirkan konten yang tidak aman hingga fasilitas interaksi dengan orang asing. Meski demikian, penilaian terhadap platform digital tidak diberlakukan secara menyeluruh, tetapi didasarkan pada sejumlah kriteria yang menentukan tingkat risiko bagi anak.
Platform dapat dikategorikan berbahaya apabila memuat konten yang tidak diatur atau tidak aman bagi anak, menyediakan fitur yang memungkinkan anak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal, serta memiliki fitur lain yang dinilai berisiko berdasarkan regulasi Indonesia.