Dari sisi ekspor, peluang pasar sagu Indonesia juga terus berkembang, terutama di Jepang. Pangsa pasar pati sagu Indonesia di negara tersebut meningkat dari 2% pada 2021 menjadi 14% pada 2025.
Pada 2025, nilai impor pati sagu Jepang secara keseluruhan mencapai US$ 10,5 juta, meningkat 35% dibandingkan 2021. Meski Malaysia masih menjadi pemasok utama, pemerintah berupaya memperluas akses pasar Indonesia melalui kemitraan dengan pihak Jepang.
"Ekspor ke Jepang, kita memang belum maksimal ekspor kita. Data terbaru 2025 baru 14 persen kebutuhan Sagu Jepang kita supply dari Indonesia," tutup Sarmuji.