NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan harga telur saat ini mengalami anomali. Harga telur naik di tingkat konsumen saat pasokan justru melimpah karena produksi meningkat.
Anomali harga ini mulai terendus saat dirinya dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan rapat perkembangan inflasi setiap pekan. Dirinya, pun sudah mulai meminta Bareskrim Polri untuk memberikan atensi pada masalah ini.
Hal ini diungkapkan dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintah pada tengah pekan yang lalu. Dia memaparkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Kemarin ada inflasi sedikit. Kami diskusi dengan Pak Mendagri, Pak Tito setiap hari Senin ada rapat inflasi. Ada anomali, kami sudah diskusi dengan Pak Kapolri dengan Kabareskrim, itu ada anomali untuk ayam, telur," ujar Amran dalam video paparan yang diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Minggu (25/10/2026).
Amran mengatakan harga telur di peternak mengalami penurunan yang dalam hingga Rp 21 ribu per kg. Hal itu terjadi karena produksi melimpah.