Ia mendorong dunia usaha untuk mengambil peran aktif sebagai pemimpin pemulihan lingkungan (restoration leader).
"Kepada seluruh penerima penghargaan malam ini, pesan saya sederhana: jangan berhenti menjadi ESG champion, jadilah restoration leader. Bergerak dari compliance, beyond compliance, menuju restoration leadership," tegas Jumhur.
Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari gerakan Tobat Ekologis Nasional yang tengah didorong oleh KLH/BPLH, dengan prinsip utama mempertemukan data dan fakta lapangan untuk memulihkan daya dukung lingkungan Indonesia.
"Indonesia bukan hanya harus mampu tumbuh, Indonesia juga harus mampu memulihkan," pungkasnya. (igo/hns)