"Kami memahami proses hukum tersebut turut memengaruhi waktu pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Namun, pemerintah tetap memastikan pembangunan Gedung MRP Papua Selatan dapat dilanjutkan setelah terdapat kepastian hukum, dengan tetap memperhatikan ketentuan teknis, administrasi, dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Gedung MRP Papua Selatan dirancang selain sebagai fasilitas pemerintahan, tetapi juga sebagai bangunan yang merepresentasikan identitas dan karakter budaya Papua Selatan.

Bangunan ini mengusung gaya arsitektur modern pemerintahan yang simetris, kokoh, dan berwibawa, selaras dengan fungsi MRP sebagai lembaga yang memiliki peran dalam kehidupan sosial, budaya, dan pemerintahan daerah.

Karakter lokal Papua turut dihadirkan melalui adopsi unsur budaya pada pilar-pilar di area pintu masuk utama (entrance). Selain itu, penggunaan ornamen ukiran tradisional pada bagian bangunan turut memperkuat identitas kultural Papua Selatan, sehingga gedung tidak hanya memiliki fungsi administratif, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya daerah.