Kendati demikian, pengumpulan berbasis komunitas rumah tangga dinilai memiliki keterbatasan dalam kecepatan dan volume pasokan. Ia menyebut pihaknya juga bekerja sama dengan usaha lain agar pasokan minyak jelantah lebih masif.

Salah satunya, strategi melalui skema antarbisnis (B2B). Kerja sama dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak strategis, termasuk pelaku usaha sektor HoReKa (Hotel, Restoran, Kafe), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).