"Kemudian juga skema business-to-business, jadi dari SPPG, HoReKa, KDMP," tambah ia.

Hermawan menjelaskan harga pembelian yang ditawarkan pada setiap skema berbeda. Pada skema B2B, harganya lebih tinggi. Namun, untuk skema B2C, harga pembelian minyak jelantah mencapai Rp 6.000 per liter.