Laporan awal menunjukkan sistem keselamatan mengalami kegagalan hari Rabu, menyebabkan delapan kereta di area itu dihentikan. Pusat kendali lalu beralih ke pengoperasian manual dan menginstruksikan semua kereta melanjutkan perjalanan. Namun, satu layanan kereta Iryo tak dapat berjalan kembali dan tetap berhenti di jalurnya.
Mengikuti instruksi petugas di pusat kendali Atocha di Madrid, sebuah kereta cepat AVE yang berjalan di belakangnya melanjutkan perjalanan dan tak lama kemudian menabrak kereta Iryo tersebut dengan kecepatan yang belum dapat dipastikan.
Jalur kereta cepat Madrid-Sevilla saat ini menjalani program modernisasi. Sistem LZB diganti European Rail Traffic Management System (ERTMS) yang lebih canggih, inisiatif Uni Eropa untuk menstandardisasi sistem persinyalan dan kendali kereta di seluruh Eropa.
Versi yang diterapkan di jalur tersebut, yakni ERTMS Level 2, juga menyediakan pengawasan kecepatan dan pengereman berkesinambungan, namun lebih mengandalkan komunikasi radio alih-alih informasi yang dipancarkan melalui titik-titik tetap oleh perangkat di pinggir jalur.
Keselamatan rel kereta tak hanya bergantung satu teknologi. Infrastruktur ini menggabungkan sistem persinyalan, peralatan pendeteksi kereta, dan prosedur kendali blok untuk menjaga jarak aman antar kereta dan mencegah pergerakan yang saling berbenturan.
Di antara sistem perlindungan yang digunakan adalah ASFA (Announcement of Signals and Automatic Braking/ Pemberitahuan Sinyal dan Pengereman Otomatis), yang mengirimkan informasi dari suar di pinggir jalur ke masinis.