Cara kerja ChatHPT hampir mirip dengan platform AI pada umumnya. Pengguna bisa mengajukan pertanyaan, kemudian sistem mengidentifikasi kata kunci dan konsep yang berkaitan, menelusuri koleksi dokumen, membaca sebagian yang relevan, lalu menyusun jawaban.

Hasil jawaban tersebut dilengkapi dengan penjelasan, dalil, catatan, kesimpulan, serta tautan menuju naskah yang menjadi rujukan.

ChatHPT juga menerapkan hierarki sumber. Putusan Munas atau Muktamar yang telah ditanfidzkan memperoleh prioritas lebih tinggi daripada fatwa.

Sementara itu, fatwa menjadi rujukan yang lebih diutamakan dibandingkan rubrik tanya jawab agama. Pengaturan ini dimaksudkan agar jawaban sistem tetap memperhatikan kedudukan dan otoritas setiap produk keilmuan Tarjih.

Platform ChatHPT bisa diakses di laman hpt.muhammadiyah.or.id. Pengguna akan diarahkan terlebih dulu untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum menggunakan platform ini.