"Pasar modal pulih bertahap di tengah ketidakpastian global," ujarnya.
Namun, tekanan kembali muncul memasuki Oktober 2026 setelah pengumuman konsultasi dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Pada penutupan perdagangan 30 Oktober 2026, IHSG berada di level 5.057 atau terkoreksi 16,7 persen secara bulanan.
Sementara itu, industri pengelolaan investasi masih menunjukkan kondisi relatif stabil. Berdasarkan data per 27 Oktober 2026, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp640,05 triliun atau tumbuh 0,44 persen secara bulanan. Industri tersebut juga mencatatkan net subscription sebesar Rp14,11 triliun sepanjang Oktober.
Dari sisi penghimpunan dana, nilai penggalangan dana korporasi di pasar modal mencapai sekitar Rp202 triliun sepanjang tahun berjalan hingga 28 Oktober 2026.
Basis investor pasar modal juga terus bertambah. Jumlah Single Investor Identification (SID) mencapai 33,36 juta per 26 Oktober 2026, meningkat 63,94 persen sejak awal tahun.
Friderica turut menyampaikan bahwa 73,54 persen emiten di BEI membukukan laba berdasarkan laporan keuangan tengah tahun 2026.