"Apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat DIY demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Berdasarkan hasil survei literasi dan inklusi keuangan 2026, tingkat literasi keuangan masyarakat DIY mencapai 76,44 persen, atau peringkat tujuh nasional, sedangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 98,74 persen, atau peringkat dua nasional.

"Angka ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat DIY dan kuatnya sinergi dan kolaborasi terjalin dari seluruh industri jasa keuangan dalam menyediakan layanan yang mudah, murah dan bermanfaat," katanya.