NADIKABAR.COM — Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eko Yunianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus modus penipuan di era keuangan digital sekarang ini.
"Di balik berbagai kemudahan akses keuangan digital yang kita nikmati saat ini terdapat risiko yang perlu dipahami dan diwaspadai," kata Eko pada Financial Expo dan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, melalui momentum tersebut, OJK mengingatkan kembali semua masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming investasi yang menawarkan keuntungan tinggi yang tidak wajar.
"Berhati hatilah terhadap pinjaman online ilegal, judi online yang berkedok melalui game online serta jagalah selalu kerahasiaan data pribadi," katanya.
Eko menjelaskan dalam berinvestasi atau mengakses layanan jasa keuangan agar selalu menerapkan prinsip dua L, yaitu Legal dan Logis. Legal, dalam arti memilih lembaga yang terpercaya, logis yaitu keputusan harus secara logika dan masuk akal.
"Selalu diingat prinsip dua L, legal dan Logis dalam berinvestasi atau gunakan produk dan layanan jasa keuangan, ini tentunya sebagaimana 'dawuh' (arahan) Gubernur DIY yaitu Gemi, Nastiti dan Ngati-ati," katanya.
Lebih lanjut, Eko mengatakan, mewujudkan masyarakat DIY yang cerdas secara finansial adalah tugas bersama antara lembaganya dengan Bank Indonesia, para pelaku usaha jasa keuangan, termasuk pemerintah daerah melalui edukasi terkait literasi keuangan.
"Apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat DIY demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Berdasarkan hasil survei literasi dan inklusi keuangan 2026, tingkat literasi keuangan masyarakat DIY mencapai 76,44 persen, atau peringkat tujuh nasional, sedangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 98,74 persen, atau peringkat dua nasional.
"Angka ini membuktikan tingginya antusiasme masyarakat DIY dan kuatnya sinergi dan kolaborasi terjalin dari seluruh industri jasa keuangan dalam menyediakan layanan yang mudah, murah dan bermanfaat," katanya.