"Di tahun 2022, new normal itu udah mulai dibenahi kembali. Sistemnya itu kemarin kan masih manual. Namun, setelah adanya pembangunan fasilitas listrik, tower, yang dibantu oleh pemerintah. Kemudian, setelah adanya kerja sama dengan OJK dan bank-bank di sekitar, munculah inisiatif untuk mengarah ke digitalisasi," jelasnya.
"Saat ini, memang belum sepenuhnya digital. Kami pemerintah desa dan pemerintah daerah sedang bekerja sama dengan Bank Sulteng untuk menjadi mitra dalam hal digitalisasi, termasuk tiketnya dan lain sebagainya," sambungnya.
Kolaborasi OJK Geliatkan Ekonomi Warga
Sumardiyanto menyampaikan kolaborasi dengan OJK melalui program Desa EKI pada tahun 2023 mulai memberikan dampak bagi masyarakat Desa Luk Panenteng. Salah satunya berupa akses ke layanan perbankan yang lebih mudah lewat hadirnya agen Laku Pandai.
"Setelah kolaborasi ini terjadi, dampak pertama aksesnya mudah. Karena OJK telah bekerja sama dengan bank-bank yang ada untuk bisa memudahkan akses. Dulu, akses ke bank butuh waktu, tenaga, kemudian biaya yang tinggi," katanya.
"Selain dari itu juga meningkatkan ekonomi masyarakat karena dengan adanya kemudahan tadi pastilah dampaknya meningkatkan pendapatan masyarakat. Kemudian masyarakat sudah mulai berpikir untuk bisa menyisihkan untuk menabung," lanjutnya.
Hadirnya akses perbankan dan pembangunan infrastruktur di sektor wisata turut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat Desa Luk Panenteng. Hal ini terlihat dari tingkat kunjungan wisatawan yang terus meningkat.
"Jumlah kunjungan wisatawan tahun kemarin di atas 200 ribu per tahun, itu yang terdaftar. Karena kebetulan saya juga memiliki homestay, tahun-tahun sebelumnya yang pesan itu sedikit, nah sekarang yang ditolak lebih banyak," paparnya.
Ia menilai peningkatan kunjungan wisata turut berdampak pada perekonomian masyarakat Desa Luk Panenteng. Seiring desa semakin dikenal, termasuk oleh wisatawan mancanegara, aktivitas ekonomi warga mulai berkembang dan pengelolaan keuangan menjadi lebih baik.
"Dulu tahun sebelumnya otomatis ekonominya sangat di bawah. Tapi, setelah adanya pemahaman soal keuangan yang bagus, kemudian tingkat kunjungan wisata sudah meningkat, dikenal mancanegara, ekonomi itu sudah mulai tertata dengan baik. Masyarakat juga sudah bisa berpikir yang positif, dan pemanfaatan keuangannya sudah terarah," pungkasnya.