"Bagi kami, keandalan infrastruktur adalah salah satu bentuk pelayanan yang paling nyata. Di balik setiap energi yang sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran agar kebutuhan energi dapat terpenuhi secara aman dan berkesinambungan," ungkap Agung.

Saat ini, Pertagas mengoperasikan jaringan sepanjang 2.991 kilometer pipa gas bumi dan 605 kilometer pipa minyak bumi. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi energi serta menjaga konektivitas penyaluran antardaerah.

Hingga Semester I 2026, Pertagas terus menjalankan layanan transportasi gas bumi dan minyak bumi untuk mendukung kebutuhan pelanggan dan kelancaran distribusi energi. Pada periode yang sama, penyaluran gas bumi tercatat mencapai 1.606 MMSCFD, sedangkan penyaluran minyak bumi mencapai 151.881 BOPD.

Pada lini bisnis lainnya juga menunjukkan capaian kinerja positif. Melalui Anak Perusahaan dan Perusahaan Patungan (AP/JV), produksi LPG hingga Semester I 2026 tercatat mencapai 479,78 ton per hari, atau 6,5% di atas target RKAP 2026. Sementara itu, realisasi regasifikasi mencapai 163,27 BBTUD, atau 13% di atas target RKAP