"Saya agak nggak ngerti juga kalau dibilang daya beli. Ternyata orang Indonesia masih mumpuni gitu loh. Toh kita mulainya dari Rp 10.000 kan," ujarnya.

Melihat fenomena ini, Yos mengimbau masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam berinvestasi emas. Seharusnya momen ketika harga sedang turun menjadi kesempatan untuk membeli emas, bukan malah sebaliknya.

"Agak aneh kalau orang baru beli saat harga naik. Pada saat sekarang seperti ini ketika harga emas lagi turun justru ini saatnya untuk membeli emas, baik melalui tabungan emas maupun fisik," jelasnya.