NADIKABAR.COM β Pakar lingkungan dari Universitas Sahid Jakarta, Marningot Tua Natalis Situmorang memuji langkah Presiden Prabowo Subianto yang memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mendirikan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang dipimpin Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko yang memiliki keahlian di bidang tersebut.
βKami mengapresiasi Presiden Prabowo yang memilih sosok dengan kompetensi dan pengalaman yang relevan untuk memimpin lembaga ini. The right man in the right place,β kata Kaprodi Magister Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid Marningot Tua Natalis Situmorang di Jakarta, Sabtu
Menurut dia latar belakang keilmuan serta pengalaman Satyawan dalam pengelolaan gambut menjadi modal penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia menilai pengelolaan gambut membutuhkan keahlian khusus karena karakteristiknya berbeda dari lahan pada umumnya. Gambut terbentuk dari akumulasi sisa-sisa tumbuhan yang mengalami pembusukan tidak sempurna dalam kondisi lingkungan yang jenuh air.
βKami mengapresiasi Presiden Prabowo yang memilih sosok dengan kompetensi dan pengalaman yang relevan untuk memimpin lembaga ini. The right man in the right place,β kata dia.
Ia menjelaskan kebakaran di lahan gambut memiliki karakteristik yang kompleks dan api tidak hanya membakar vegetasi di permukaan, tetapi juga dapat merambat di lapisan organik bawah tanah dan bertahan sebagai bara dalam waktu lama.
βKondisi tersebut membuat pemadaman membutuhkan metode khusus, tidak cukup hanya dengan menyiramkan air dari permukaan,β kata dia.
Menurut dia penggalian tanah pada titik-titik bara perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi pemadaman, disertai pemetaan titik api, ketersediaan air, serta penyesuaian metode dengan kondisi lapangan. Penanganan juga perlu memperhatikan akses menuju lokasi kebakaran yang kerap berada di kawasan rawa dan pedalaman.