Melalui metode tersebut, celah keamanan dapat muncul dari perangkat, perangkat lunak, maupun komponen teknologi yang digunakan dalam suatu sistem.

Setelah berhasil memperoleh akses, pelaku berpotensi mengekstraksi informasi strategis dalam jumlah besar atau big data secara terstruktur.

Ardi menilai ancaman seperti ini perlu menjadi perhatian serius karena infrastruktur digital pemerintah memiliki peran penting dalam penyelenggaraan negara dan perlindungan informasi strategis.

Pakar siber ini pun mengimbau pemerintah agar tidak hanya mengandalkan pengadaan perangkat keamanan seperti firewall untuk melindungi sistem digital.

Penguatan keamanan, menurutnya, perlu mencakup audit perangkat teknis, pengawasan rantai pasok teknologi, pertukaran informasi ancaman, serta kemampuan mendeteksi aktivitas mencurigakan sejak dini.