Bloomberg turut mencatat tidak ada indikasi Pandu memperoleh keuntungan dari investasi tersebut ataupun mengetahui aktivitas perdagangan saham DSSA oleh Supra Sekuritas. Afiliasi tersebut juga terjadi sebelum Pandu mengemban amanah di Danantara.

Pandu mengatakan dirinya secara berkala mengevaluasi portofolio investasi, termasuk melakukan penyesuaian untuk menghindari potensi benturan kepentingan. Proses pelepasan kepemilikan di Supra Sekuritas pun telah dimulai sejak 1 Juni 2026.

Ia juga menegaskan Danantara Indonesia tidak pernah bekerja sama ataupun melakukan transaksi dengan Supra Sekuritas.

Pandu menambahkan, prinsip tata kelola dan integritas juga diterapkan dalam setiap keputusan investasi di Danantara.