Dari data yang dikeluarkan Asosiasi Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna PC di Tanah Air semakin kecil setiap tahunnya. Sementara pengguna mobile meningkat.

Luhut menjelaskan, kemampuan masyarakat Indonesia membeli PC tidak terlalu besar. Oleh sebab itu, game yang dihasilkan developer lokal tidak semua cocok untuk pengguna PC yang semakin kecil.

"Maka butuh adalah bagaimana kita menciptakan developer-developer Indonesia yang mampu membuat produk yang bersaing di mobile. Itu sih yang menjadi gap sebenarnya," pungkasnya.