Peluang pengembangan layanan ini juga didukung tingginya penggunaan QRIS. Dalam riset yang sama, QRIS menjadi fitur dompet digital yang paling banyak digunakan responden, yakni 85,3%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penggunaan transfer ke rekening bank atau e-wallet lain sebesar 77,3%, belanja online 70,8%, dan pembelian produk digital 69%.
Di antara responden yang sering menggunakan QRIS, 80,8% memilih dompet digital karena proses transaksi yang mudah dan cepat. Selain itu, 54,4% mempertimbangkan luasnya penerimaan merchant, sedangkan 51,3% memperhatikan promosi dan cashback.
Merespons hal ini, Yosanova menilai integrasi QRIS dengan paylater berpotensi memperluas penggunaan kedua layanan tersebut.
"Potensi penggunaan QRIS di fitur itu sangat-sangat besar indikasinya. Dan kalau kita lihat penggunaan digital credit juga cukup tinggi. Apalagi memang sekarang ini sudah sangat mudah dengan terhubungnya QRIS ke fitur paylater sehingga bisa lebih mudah, lebih cepat juga prosesnya," urainya.