Menurut Yosanova, dompet digital juga memiliki keunggulan dari sisi kecepatan dan kenyamanan untuk layanan kredit digital. Namun, ia mengingatkan bahwa layanan tersebut tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan perbankan dalam setiap aspek.
Dengan tingginya penggunaan QRIS dan paylater dalam survei tersebut, integrasi keduanya berpotensi menjadi salah satu arah pengembangan layanan dompet digital. Tantangannya adalah memastikan kemudahan transaksi tetap berjalan seiring dengan penggunaan kredit yang sesuai kebutuhan dan kemampuan konsumen.
"Seiring dengan semakin eratnya penggunaan dompet digital dalam kehidupan sehari-hari, ekspektasi konsumen juga terus berkembang. Kemudahan dan kecepatan transaksi tetap menjadi faktor penting, tetapi konsumen juga mengharapkan fleksibilitas layanan serta manfaat finansial nyata yang sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Yosanova.
"Bagi para penyedia dompet digital, memahami perubahan preferensi tersebut dan secara konsisten menghadirkan pengalaman transaksi yang relevan, mudah diakses, dan menguntungkan menjadi kunci untuk tetap kompetitif sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen,"imbuhnya.