NADIKABAR.COM — Hampir tiap negara yang terwakili dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendukung promosi peta dunia yang menunjukkan ukuran benua lebih akurat. Namun, resolusi ini tampaknya takkan mengubah cara jutaan orang sehari-hari melihat versi peta Mercator abad ke-16 dengan ukuran benua melenceng di berbagai aplikasi navigasi.
Pada 4 September, resolusi yang dipelopori negara-negara Afrika ini menarik 164 suara dukungan, dengan enam negara abstain. Hanya Amerika Serikat memberikan suara menentang resolusi tersebut dan menyebutnyai proyek ideologis radikal.
Resolusi PBB ini tidak mengikat dan tidak memaksakan perubahan peta pada siapa pun. Mereka hanya mendorong pemerintah, sekolah, organisasi internasional, dan perusahaan teknologi menggunakan proyeksi Equal Earth (Bumi Setara) dan peta sejenis lainnya.