OPS Bantu Tekan Emisi Kapal Saat Bersandar

OPS bekerja melalui skema shore-to-ship power. Saat kapal bersandar dan terhubung dengan fasilitas tersebut, kebutuhan listrik kapal seperti hotel load, reefer, pompa, dan kebutuhan operasional lainnya dapat dipasok melalui jaringan listrik darat sehingga auxiliary engine kapal dapat dimatikan selama penggunaan OPS.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, implementasi OPS diperkirakan dapat mengurangi emisi gas buang kapal hingga 75 persen. Emisi lokal dari cerobong kapal seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat juga dapat dihilangkan selama kapal sepenuhnya menggunakan pasokan listrik darat.

Dari sisi efisiensi, pengukuran terhadap dua kapal uji menunjukkan potensi penghematan biaya energi sekitar 40 hingga 64 persen dibandingkan penggunaan genset kapal, bergantung pada jenis mesin dan bahan bakar yang digunakan. Berkurangnya running hours auxiliary engine juga dapat menekan kebutuhan pemeliharaan dan memperpanjang interval overhaul mesin.

Dalam pengoperasiannya, Pelindo menugaskan PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) untuk mengelola layanan OPS. Sebagai bagian dari Pelindo Group, EPI mengelola jaringan distribusi listrik internal kawasan pelabuhan sekaligus memastikan kesiapan dan keandalan pasokan listrik dari darat ke kapal.

Direktur Utama PT EPI, Andriyuda Siahaan mengatakan fasilitas OPS di Dermaga 004 telah melalui Site Acceptance Test (SAT) dan berhasil diuji coba pada kapal niaga pada Juli 2026.