"Namun sektor makanan-minuman ini kita melihat yang utama adalah cabai. Jadi bukan makanan pokok. Cabai rawit dan cabai merah. Terutama dikarenakan kekeringan ya, sehingga beberapa daerah produksi cabai rawit berkurang," papar Tito.
Menurutnya hal ini bisa diselesaikan melalui program tanam cabai di berbagai daerah. Sehingga masalah kenaikan harga ini masih tergolong aman terkendali.
"Sebenarnya bisa diatasi juga dengan menggenjotkan program tanam cabai yang banyak dilakukan di berbagai daerah, di desa-desa, di kelurahan-kelurahan, di kota. Kalau bisa mencukupi cabainya, sebetulnya cukup," terangnya.
Sementara untuk harga komoditas pangan pokok seperti beras, sejauh ini harga produk masih stabil. Hanya terjadi sedikit kenaikan di beberapa daerah, namun sudah dilakukan penanganan melalui Perum Bulog.
"Ini sudah diintervensi oleh Bulog di 134 daerah. Meskipun daerah lainnya sudah banyak yang terjadi penurunan," pungkas Tito.