Tren ini diyakini akan semakin mengokohkan posisi Indonesia sebagai pemain utama digital di kawasan Asia Tenggara.
Pertumbuhan pesat ini juga tecermin dari adopsi QRIS yang telah menjangkau 65,77 juta pengguna dan lebih dari 44 juta merchant. Transformasi tersebut semakin optimal berkat perluasan ekosistem digital di 518 wilayah pemerintahan daerah. Realisasi pajak dan retribusi daerah nontunai bahkan sukses menyentuh angka Rp165 triliun pada semester pertama tahun ini.
Airlangga turut menyoroti pemerataan infrastruktur komunikasi sebagai kunci utama kesuksesan program di berbagai daerah. Dukungan konektivitas berbasis satelit kini telah berhasil menjangkau 269 wilayah hasil sinergi bersama Bank Indonesia. Pemanfaatan instrumen modern seperti Kartu Kredit Indonesia (KKI) juga siap memperluas jangkauan kerja sama dengan pelaku UMKM.
"Pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia oleh pemda dan K/L sudah bisa dipakai di e-katalog nasional mulai Oktober 2026," tutur Airlangga.