Ia mengatakan, Kementerian Keuangan melalui DJBC juga telah berkoordinasi erat dengan PT DSI. Dirinya juga mengatakan melakukan pembahasan dan uji coba antara portal DSI dengan sistem CEISA.

"DJBC sudah berkoordinasi erat, sudah membahas dan bahkan mengujicobakan keterhubungan supaya portal DSI dan sistem CEISA kami berjalan dengan lancar, termasuk memastikan misalnya kemampuan menerima, kemampuan mengolah tidak akan berubah. Sekali lagi semua ini demi kenyamanan dan kelancaran proses ekspor dari komoditas yang dimaksud dalam kewenangan PT DSI," jelas Nurkholisoh.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) hanya sebagai perantara tunggal dalam ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis, antara lain batu bara, kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), serta ferroalloy.