Lebih lanjut, ujar Bimo, jika melihat dari pertumbuhan penerimaan pajak di 2026 dan di 2027 mengalami peningkatan dobel digit di atas 10%. Sepanjang 10 tahun terakhir ini, misalnya di 2018, penerimaan pajak tumbuh hingga 14,1%.
"Di tahun 2018 kita double digit 14,1%. Pada saat itu, salah satu trigger utamanya pendorong pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan harga komoditas. Ada windfall profit dari beberapa harga komoditas utama," ujar Bimo lanjut.
Di 2022 Indonesia juga mengalami pertumbuhan penerimaan pajak, meskipun pada 2020 saat pandemi Covid-19 sempat terhantam hingga terkontraksi hingga -19,6%.