Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau KSIGNΒ beberapa waktu lalu. Ia menilai Indonesia dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia semestinya mampu memenuhi kebutuhan garam secara mandiri.

Menurut Zulhas, sapaan akrabnya, industri garam modern menjadi langkah strategis agar nilai ekonomi komoditas itu dinikmati masyarakat dalam negeri. Pembangunan kawasan tersebut juga bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan pangan.

"Kalau terus impor, nilai ekonominya mengalir ke negara lain. Padahal kita memiliki potensi luar biasa. Sudah saatnya masyarakat pesisir menjadi pelaku utama yang menikmati kekayaan alam Indonesia," ujarnya seperti dikutip dari NadiKabar, Sabtu (17/10).

Dalam peninjauan itu, Zulhas didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut hadir.

KSIGN juga disiapkan untuk menyerap tenaga kerja lokal. Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menyiapkan pelatihan dan sertifikasi agar masyarakat terampil mengelola industri garam modern.