Salah seorang warga Rote Ndao, Nixon, mengaku optimistis kehadiran KSIGN akan mengubah masa depan daerahnya.
"Kami bersyukur karena Rote dipilih menjadi kawasan industri garam nasional. Anak-anak muda nanti tidak perlu jauh mencari pekerjaan. Kami ingin garam dari Rote bisa memenuhi kebutuhan Indonesia dan menjadi kebanggaan daerah kami," ucap dia.
Zulhas berharap seluruh pemangku kepentingan menjaga kawasan itu sebagai investasi jangka panjang bagi bangsa. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat.
Dalam Testimoni Pembangunan K-SIGN Rote Ndao, ia pun menulis agar proyek itu dirawat bersama untuk kemakmuran rakyat NTT. Sementara Yandri menulis tentang garam rakyat yang membangun desa.
"Kalau kawasan ini berhasil, bukan hanya Rote yang maju. Indonesia akan semakin mandiri memenuhi kebutuhan garamnya, impor bisa terus ditekan, ekonomi daerah tumbuh, dan masyarakat pesisir memperoleh manfaat yang nyata," pungkas Zulhas.