NADIKABAR.COM — Pemerintah menguji coba penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 10 provinsi. Uji coba itu dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Penyelenggaraan Program MBG di Jakarta, Senin (19/10).

Pemerintah melakukan benchmarking di negara yang sudah berpengalaman, di antaranya Jepang dan Italia. Piloting prasmanan kemudian dilaksanakan di puluhan SPPG tersebut.

Hasil uji coba menunjukkan metode prasmanan mampu menjaga makanan tetap hangat saat disajikan dan mengurangi sisa makanan. Metode ini juga memperkuat edukasi gizi melalui keterlibatan guru dan siswa.

Hasil uji coba akan dievaluasi secara berkala sebelum diperluas ke daerah lain.

Uji coba prasmanan menjadi bagian dari empat prioritas pembenahan MBG yang ditegaskan Menko Pangan. Prioritas lainnya mencakup pemerataan layanan ke wilayah 3T, perbaikan tata kelola SPPG, serta penertiban data penerima manfaat.

"Memasuki dua tahun pemerintahan, arahan Presiden MBG segera diimplementasikan secara merata, terutama di wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi. Kekurangan harus dibenahi, tata kelola ditertibkan, dan penyimpangan kita tindak tegas," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10).