Sementara, satu orang tewas akibat cedera kepala, satu lainnya karena tekanan pada leher, dan satu orang lainnya meninggal akibat cekikan dengan gejala kelaparan.

Kasus kematian pada kultus tersebut diketahui terjadi pada periode Januari 2021 hingga September 2023 di Shakahola, Kilifi, di Kenya timur.

Penerjemah: Nabil Ihsan