NADIKABAR.COM — Konsentrasi polutan PM2,5, PM10, dan sulfur dioksida (SO2) di sejumlah wilayah Jakarta tercatat menurun pada Sabtu (24/10) pagi di Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU), terutama pada pukul 04.00-07.00 WIB.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut, kondisi meteorologi dan kemungkinan dampak operasi modifikasi cuaca (OMC) dapat berkontribusi terhadap perubahan tersebut.
"Pemantauan SPKU menunjukkan kecenderungan penurunan konsentrasi polutan di lima wilayah Jakarta pada Sabtu pagi," ujar Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, Minggu (25/10),
Di Jakarta Selatan, konsentrasi PM2,5 pada pukul 04.00-05.00 WIB tercatat sekitar 12-32 mikrogram/meter kubik, di bawah baku mutu sebesar 55 mikrogram/meter kubik.
Lalu di kawasan pesisir Jakarta Utara, PM2,5 turun ke kisaran 9-17 mikrogram/meter kubik pada pukul 04.00-07.00 WIB.
Tren penurunan juga terpantau di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Di Jakarta Pusat, konsentrasi PM2,5 dan PM10 pada pagi hari berada pada kisaran 12-43 mikrogram/meter kubik.