"Ini tidak pakai APBD. Pak Gubernur mendorong adanya creative financing. Kami berterima kasih kepada rekan-rekan dari perusahaan yang mendukung kegiatan ini sebagai amal ibadah," tutur Ali.

Dia pun berharap revitalisasi tersebut tidak hanya menjaga kondisi fisik bangunan, tetapi juga mempertahankan fungsi Masjid Cut Meutia sebagai pusat kegiatan keagamaan dan ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.

"Pemerintah bertanggung jawab melanjutkan estafet sejarah ini kepada generasi penerus. Jangan sampai bangunan ini rusak di zaman kita," pungkas Ali.