Selain izin, tantangan lain dari proyek ini adalah menyiapkan dana yang cukup atau bahkan lebih banyak lagi. Jones mengaku, ketika sudah mengantongi izin, ia dan timnya langsung bergerak cepat mengumpulkan dana.
"Kami mendapatkan izin itu di awal tahun ini. Kami hanya punya waktu satu bulan untuk menggalang dana, mengatur segala sesuatunya, dan melibatkan orang-orang," tambahnya.
Belum lagi tantangan lain yang datang dari sederet orang yang ikut dalam proyek ini. Salah satunya ada profesor setempat yang terlibat dalam proyek Noah's Ark Scans ini dilaporkan disebut sebagai pengkhianat Turki oleh sebagian orang.
Kendati demikian, belum diketahui secara pasti, apakah lokasi penggalian ini merupakan tempat yang tepat dan benar-benar menjadi lokasi keberadaan Bahtera Nuh, yang hingga sekarang belum terbukti secara ilmiah.