Sementara itu, sektor bea masuk membukukan realisasi sebesar Rp 31,5 triliun atau tumbuh sebesar 12,2%. Kinerja ini ditopang oleh peningkatan volume impor serta pergerakan kurs.

"Sementara itu untuk bea keluar, realisasi sebesar Rp 20,4 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 26,3%. Kinerja bea keluar didorong oleh penguatan harga CPO dan kenaikan volume ekspor CPO," tambah Djaka.