Ia turut mengingatkan bahwa AI dapat diakses oleh siapa saja dan penyaringan untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam dunia siber masih sangat terbatas.

"Selain itu, aksi yang perlu menurut kami adalah kesadaran bahwa tidak boleh ada kekerasan itu di dunia nyata maupun di dunia online," tambah dia.

UNFPA merupakan sebuah badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertanggung jawab terhadap isu-isu kesehatan seksual dan reproduksi, kependudukan, serta pemberdayaan perempuan dan remaja.

Organisasi ini memiliki misi utama untuk menciptakan dunia yang memastikan setiap kehamilan direncanakan, setiap persalinan aman, dan potensi setiap anak muda terpenuhi.