NADIKABAR.COM — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar Malam Puncak Pertemuan Teknis Nasional Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) 2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, kemarin.

Malam Puncak ini menjadi momen krusial yang ditandai dengan peluncuran resmi Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Hortikultura, pembacaan komitmen bersama penyiapan pembentukan Federasi Hortikultura Nasional, penandatanganan Expression of Interest (EOI) ekspor produk hortikultura, serta penganugerahan apresiasi kepada 13 kabupaten peserta HDDAP.

Peluncuran KEP dan penyiapan Federasi Hortikultura Nasional menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur kelembagaan petani di kawasan lahan kering. Melalui wadah federasi koperasi ini, kelompok-kelompok tani dari 13 kabupaten tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan terikat dalam satu ikatan kuat yang akan dibina dan dilatih untuk masuk ke dalam sistem perdagangan modern. KEP dan federasi ini bertindak sebagai pusat penggerak ekosistem agribisnis dari hulu hingga hilir.

Dalam pidato pengarahannya, Project Director HDDAP sekaligus Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Freddy Lumban Gaol menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk mewujudkan agribisnis yang konkret dan berdampak nyata bagi petani.