Sementara itu, GMF akan mengembangkan dan mengoperasikan hanggar beserta fasilitas pendukungnya. Pengembangan dilakukan secara bertahap, mengikuti kebutuhan pasar dan rencana bisnis yang disepakati.

Pada forum yang sama, GMF turut menandatangani Commemoration Document bersama Mach Aerospace International untuk mendukung pengembangan kemampuan teknis dan tenaga kerja di bidang penerbangan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari persiapan layanan perawatan pesawat di Oman.

Keberhasilan GMF memperoleh konsesi 20 tahun di Oman menjadi catatan membanggakan bagi industri penerbangan Indonesia. Langkah anak usaha BUMN ini membuka jalan bagi pengembangan fasilitas perawatan pesawat di luar negeri, sekaligus menunjukkan potensi keahlian yang dibangun di Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam industri penerbangan global.