NADIKABAR.COM β€” PT Pertamina Patra Niaga mengajukan pemblokiran 5.000 nomor polisi terkait pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM Subsidi tetap berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Menurut Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, pengawasan penyaluran BBM Subsidi membutuhkan sinergi tim redaksi Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.

"Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan, baik melalui pemeriksaan langsung di lapangan maupun pemanfaatan sistem digital, untuk memastikan BBM Subsidi disalurkan sesuai ketentuan dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga terus kami lakukan untuk memastikan setiap indikasi pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara tepat," ujar Kitty dalam keterangan tertulis seperti dikutip NadiKabar.