Pemerintah perlu menangani persoalan MSCI dengan strategi serius dan terukur. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menggelar diskusi intensif dan tertutup dengan MSCI, dengan target skor Indonesia kembali membaik pada Juni 2027.
Skor Indonesia diharapkan bisa meningkat hingga mendekati 1%, setara dengan Malaysia yang memiliki skor 0,92% dan Thailand 0,97%. Bahkan, ia berharap skor tersebut dapat meningkat hingga mendekati 2%.
Dino mengusulkan pembentukan satuan tugas (satgas) khusus yang berfokus menangani persoalan MSCI. Satgas melibatkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, ia meminta pemerintah menerapkan kebijakan satu pintu dalam menyampaikan pernyataan terkait MSCI. Dengan demikian, hanya pejabat yang ditunjuk, seperti Ketua OJK, Menteri Keuangan, atau pimpinan BEI, yang boleh menyampaikan keterangan resmi mengenai isu tersebut.
"Terapkan disiplin dan kepekaan yang tinggi terhadap sentimen pasar dalam transaksi saham. Jangan korbankan kepentingan sistemik jangka panjang hanya untuk kepentingan transaksional sesaat. Justru jadikan momentum ini sebagai peluang Indonesia untuk membenahi sistem dari dalam, memulihkan kepercayaan investor global, dan membuat pasar modal kita lebih atraktif," jelasnya.