NADIKABAR.COM — Pemerintah berencana menaikkan total penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil Menengah menjadi Rp 2.000 triliun mulai tahun depan. Saat ini, alokasi penyaluran kredit perbankan untuk sektor UMKM berada di sekitar Rp 1.500 triliun dari total Rp 9.000 triliun.
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Dalam forum Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menugaskan pihaknya untuk menaikkan plafon pembiayaan UMKM secara signifikan.
"Dalam acara kemarin dengan OJK bersama-sama dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, kita didorong untuk menaikkan plafon yang untuk UMKM itu sampai ke angka Rp 2.000 triliun. Ini bukan KUR ya, tapi untuk ke sektor UMKM," ujar Maman saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).